Showing posts with label traveling. Show all posts
Showing posts with label traveling. Show all posts

Saturday, September 17, 2016

Masih Ngayogyokarto : Gunung Api Purba Nglanggeran

Puncak Nglanggeran
Jogja ternyata juga punya gunung yang sak klebatan munggah. Namanya Gunung Api Purba Nglanggeran. Didominasi oleh bebatuan. Gunung ini gak terlalu tinggi tapi punya pemandangan yang keren. Ya mirip panderman kalo di Batu lah. Gunung ini terletak di Kabupaten Gunung Kidul. Dan ternyata Gunung Kidul gak cuma punya deretan pepantaian yang amazing tapi juga punya Gegunungan yang menyejukkan.

Nglanggeran bisa ditempuh sekitar 30 menitan dari Sleman. Waktu itu kita ke sana sama Kang Mamet dan Mbak Depi. Beliau berdua berdomisili di Purworejo dan Sleman jadi ya mayan lah satu kawasan deket. Habis sholat subuh kita berangkat ke Nglanggeran. Jalanan sepi dan mulus karena memang masih pagi buta juga.

Di sekitaran Nglanggeran ternyata tidak hanya gunung api saja, namun ternyata juga ada embung alias waduk, biasa dikenal dengan Embung Nglanggeran. Sampai di sana kita putuskan untuk naik ke gunung dulu.

Friday, September 16, 2016

Wisata Kalibiru Ngayogyokarto

Wisata Kalibiru
Jogja memang terkenal akan wisatanya, baik wisata belanja terutama di area malioboro serta wisata budaya.  Secara di jogja ada kraton, banyak candi-candian, bahkan salah satunya pernah masuk di daftar keajaiban dunia, yakni Candi Borobudur. Wisata alam pun gak kalah rame juga. Kalo dulu jaman SMP sekitar tahun 2000an kita ke Jogja, paling wisata alamnya ke pantai Parangtritis. Kalo sekarang lebih banyak lagi pantai yang bisa dijangkau di area Jogja bahkan deretan pantai yang keren-keren. Tidak hanya Parangtritis, sekarang mulai terkenal pantai Indrayanti, Kukup, Depok, Glagah, dan panta-pantai lain di wilayah Jogja terutama daerah gunung Kidul dan Sekitarnya.

Jaman sekarang, klop deh tempat wisata dan media social. Ketika dua hal itu melakukan fusion, maka yang terjadi adalah tempat wisata yang makin dikenal oleh masyarakat modern seperti kita-kita ini. Salah satu korban fusion itu adalah Wisata Kalibiru yang ada di Kabupaten Kulonprogo, Jogja.

Pertama kali terkenal, mungkin maksudnya saya pertama kali mengenal wisata ini dari foto yang ada di Instagram. Taunya sih cuma foto keren kayak teras dari kayu yang ada di atas pohon, jadi bisa ngeliat pemandangan yang MasyaAllah. Tapi nggak terlalu merhatiin tempatnya dimana. Cuma keren aja sih kayaknya. Kayaknya.

Baru deh tau tempatnya yg sebenarnya ketika main ke Purworejo, ke rumah Juragan Mamet.

Wednesday, September 7, 2016

Pendakian Puncak Pawitra Gunung Penanggungan 1653 mdpl

Gunung Arjuno Welirang dilihat dari Puncak Gunung Penanggungan
Biasa banget judulnya. Standar. Jadi banyak yang bilang Gunung Penanggungan itu miniaturnya Gunung Semeru. Yaa, lets prove it lah, apa bener orang bilang gitu. Secara ketinggian saja beda agak jauh sih. Menurut info yang beredar, ketinggian Gunung Semeru 3.676 mdpl dan ketinggian Gunung Penanggungan adalah 1.653 mdpl. Yaa bedanya seribu lebih lah. Jadi Penanggungan ini merupakan agenda selanjutnya bersama Pak No Nova Didit setelah dari Panderman. Beliau sebelumnya memang sudah pernah ke Penanggungan bersama kawan-kawannya namun waktu itu beliau disambut badai di sana. Replay lah kita. Rencana kita berangkat bersama kawan kampusnya Didit. Dari Pare motoran lah kita menuju tkp tempat kumpul pasukan di Alun-Alun Batu. Makan-makan siang sebentar isi perut sambil nunggu mas Eki, pemuda yang berasal dari kepulauan di pojok kanan atas wilayah Jawa dan motornya ber plat M. Ada yg tahu? Ya, mas Eki asalnya dari Kabupaten Sumenep wilayah Kepulauan Kangean. Agak jauh sih. Sepertinya seru kalo main ke sana.

Oke makan-makan kenyang-kenyang kita bertiga langsung gass santai menuju arah Cangar, mampir di minimarket bentar buat isi perbekalan. Kemudian masuk area Tahura R. Soerdjo arah ke Trawas. Melewati jalan yang berkelok naik turun masuk keluar hutan lewat jembatan dan jalan yang kadang agak rusak diselimuti hawa dingin dan latar pemandangan yang indah. Sampailah kita di daerah Tamiajeng, wilayah Kabupaten Mojokerto, deketnya kampus Ubaya. Tamiajeng ini menjadi jalur yang kita pake buat naik ke Penanggungan.

Berangkat dari Batu kita sekitar pukul 2 siang, nyampe di Tamiajeng sekitar pukul 5 sore lah. Santai-santai bentar, kondisi cuaca agak mendung tapi masih worth buat naik. Lapor-lapor perijinan, kita take off pukul setengah 6 sore, sholat Maghrib di pos 1. Sepi banget di pos 1 meski masih ada warung kecil, baying masih kosong, kita pun sholat di atas dipan,daripada buka-buka matras juga. Makan minum bentar beli di warung, lanjut lah kita pamit menuju pos selanjutnya.

Di pos sekian, lupa, ketemu sama rekan pendaki juga dari Tulangan, Sidoarjo. Duh jadi keinget Gus Ali, dulu pernah ngisi tausiah di Masjid Darusshobirin. Lanjut lah kita menapaki perjalanan dalam gelap dan sunyi nya malam. Santai kita jalan akhirnya sampai juga di pos 4, weh ternyata sudah banyak tenda berdiri di area ini. Info dari mas Didit lanjut lah kita untuk buka tenda di puncak bayangan.

Tuesday, February 17, 2015

Hiking Santai : Pendakian Bukit atau Gunung Panderman

Buat teman-teman yang lagi cari tempat buat pentaikat alias pendakian santai nan singkat hehe maksa singkatannya. Bisa coba berkunjung ke daerah Batu Jawa Timur. Di daerah Batu terdapat semacam gunung dan atau bisa disebut juga dengan bukit karena tingginya yang tidak terlalu tinggi sekitar 2000 mdpl. Gunung itu bernama gunung panderman. Kalau dari arah Malang arahnya ke arah Batu. Sebelum alun-alun Batu belok kananlah kemudian tanya-tanya aja sama penduduk kalo mau ke panderman liwat mana hehe.
 
Pemandangan dari Panderman

Pendakian panderman termasuk

Saturday, February 14, 2015

Surganya Jakarta : Kepulauan Seribu

Macet dan polusi. Barangkali dua kata itu yang terlontar dari masyarakat ketika ditanya tentang Ibukota Indonesia yakni Kota DKI Jakarta. Memang secara terpampang nyata macet dan polusi adalah hidangan sehari-hari yang biasa dinikmati. Lama-lama bakal jenuh juga ya kalau setiap hari bergulat dengan hal-hal tersebut.

Nah, ternyata nih Jakarta tidak hanya mempunyai macet dan polusi saja, Jakarta juga punya surga loh. Surga kawasan wisata alam yang jauh dari macet dan polusi. Berasa oase di padang pasir deh hehe Wilayah tersebut berada di sebelah utara Jakarta, yaitu Kepulauan Seribu. Banyak pulau-pulau kecil yang terdapat di Kepulauan Seribu dan menyimpan berjuta pesona. Ada beberapa pulau besar yang dihuni oleh masyarakat Jakarta seperti Pulau Tidung, Pramuka, dan Harapan. Namun terdapat juga ratusan atau bahkan ribuan pulau lain yang tidak berpenghuni.

 
Salah satu sisi Kepulauan Seribu

Perjalanan menuju ke Kepulauan Seribu diawali

Thursday, February 12, 2015

Makan-Makan di Sulawesi

Tak lengkap rasanya apabila mengunjungi suatu daerah namun tidak mencicipi kuliner khasnya. Seperti halnya pada kunjungan di teman saya, rumah Hijran yang terletak di Kota Palu, Sulawesi Tengah yang tak luput dari hidangan khas daerah Sulawesi. Karena terletak di cerukan Teluk Palu sebenarnya mudah sekali menemukan seafood seperti kerapu, udang, cumi, hmmm :9. Namun beberapa hidangan berikut jangan sampai luput ketika berkunjung ke Palu.

1. Coto Makassar
Dari namanya saja sudah jelas bahwa hidangan ini berasal dari daerah Makassar, namun di Palu masakan ini juga terkenal. Salah satu tempat yang pas untuk menikmati coto ini adalah di rumah makan Hidangan Coto Makassar Daeng Panji. Sesaat terlihat bahwa Coto Makassar ini seperti masakan kuah saja, namun apabila kita aduk, maka dagingnya yang tersembunyi di dalam kuahnya akan terlihat. Coto Makassar cocok dinikmati dengan tauco, ketupat, serta segelas air es gratis.

Coto Makassar Daeng Panji

Thursday, October 30, 2014

Backpacking Sumatera Bolang : Thank You Palembang (3)

Perjalanan selanjutnya kita mencoba menggunakan transportasi andalan kota Palembang yaitu TransMusi. Trans Musi ini mirip dengan Trans Jakarta, Trans Pakuan, Trans Jogja, semacam itu lah. Hanya saja, kalau busway atau transjakarta menerapkan tarif 3.500 untuk ke semua tujuan asal kita nggak keluar halte, untuk Trans Musi menerapkan tarif 5.000 untuk semua pemberhentian, namun jika kita sampai di pemberhentian akhir kemudian mau balik lagi, maka harus bayar lagi 5.000

Cukup lama kami menunggu TransMusi di halte Masjid Agung. TransMusi untuk jurusan Jakabaring sepertinya agak jarang lewat. Namun akhirnya yang ditunggu datang juga. TransMusi mengantarkan kami menuju ke tempat yang pernah menjadi tuan rumah Sea Games 2011 yaitu kompleks Gelora Sriwijaya Jakabaring. Perjalanan dari kawasan masjid agung melewati jembatan Ampera. Pada siang itu trafik lalu lintas di jembatan Ampera sangat padat tersendat. Sampai di kawasan Jakabaring, cukup dengan jalan kaki 5 menit di bawah terik matahari kita sampai di Gelora Sriwijaya.

Stadion sepak bola itu ramai, kalau ada pertandingan. Kalau tidak ada pertandingan ya sepiii. Termasuk Gelora Sriwijaya ini. Tak pelak kondisi ini dimanfaatkan oleh muda-mudi untuk memadu kasih di sini. Terlihat beberapa muda-mudi sedang asyik menikmati semilir angin di bawah rindangnya pohon. Jangan ditiru ya gaes. Maksud hati ingin menegur atau menolak, apa daya rasa sungkan yang besar dan juga kita mah cuma krucil-krucil yang main ke rumah orang. Yaaah kita doakan aja ya.

Thursday, September 25, 2014

Backpacking Sumatera Bolang : Ampera, Kota Palembang (2)


The Icon

Kata Ami, temenku yang asalnya Palembang,"Hati-hati ya kalian di Palembang, daerahnya rawan maling, simpen hape baik-baik, simpen dompet baik-baik"
"Oke thanks mi"
Biasanya sih kalo main kemana gitu juga tetep waspada, tapi kali ini pas bilang mau ke Palembang Ami nekenin banget . Gak tau juga apakah Ami yg khawatir banget, atau emang daerahnya bener-bener rawan. Yang penting stay positive dan tetep waspada dimanapun kapanpun gan.

Akhirnya sampai juga di Palembang
Tapi belum nyampe jembatan yg di foto atas itu. Ceritanya masih pukul 22.30 di Stasiun Kertapati Palembang. Langsung kita nanya petugas KAI buat nyari tempat sholat. Kata bapak petugas stasiun, "Sholatnya di masjid belakang stasiun aja, soalnya stasiun udah mau ditutup gan". Ya sudah, beranjaklah kita menuju masjid terdekat. Agak disorientasi juga sih, soalnya baru dateng di tanah orang kita langsung jalan aja. Tapi lumayan bisa dipahami lah daerah itu setelah menengok GPS sebentar. Ternyata daerah stasiun itu berdekatan dengan sungai dan terdapat pembongkaran batubara. Yaiyalah, babaranjang aja juga berhenti di daerah ini.

Oke langsung kita menuju ke masjid, untungnya ada beberapa penumpang yang ke masjid juga, jadi setidaknya ada teman juga lah~

Nah ini yang agak sedikit emmmm... Sampai di depan gerbang masjid kami mendapati semacam hiburan rakyat, kalo istilah kami sih orkes. Ada panggung kecil, ada performer, dan ada penonton. Namun bukanlah lagu dangdut atau lagu pop apalagi qosidahan, tetapi yang dimainkan adalah lagu "dus tak dus tak dus tak dus tak dus tak dus tak dus". Semacam house music disko-diskoan gitu gan.

Monday, September 8, 2014

Backpacking Sumatera Bolang : Bandar Lampung - Palembang (1)

Transportasi penyeberangan favorit warga

Rencana ini sudah tersusun sebelumnya, tinggal menunggu waktu yang pas, dan sedikit penyesuaian rencana. Obrolan telepon pagi hari dengan mamet di depan lab pengemasan memutuskan kami untuk move on sejenak dari rutinitas sehari-hari. Satu lagi teman yang menemani kami adalah Kang Dayyus, yang sebelumnya sering minta jalan-jalan bareng he he. Tempat yang kami jajah adalah tempat yang saya juga belum pernah menginjaknya, sebelahan dengan pulau Jawa yaitu Sumatera. Target operasi adalah wilayah Bandar Lampung dan dilanjutkan menuju wilayah Palembang dengan biaya yang sesingkat-singkatnya. Credit terimakasih banyak buat kang Sugi dan Mamet yang sebelumnya sudah survey mengenai perjalanan dari Bogor menuju Pelabuhan Bakauhuni tentu saja dengan biaya ngepres. Dan selanjutnya kami akan meneruskannya sampai ke Sumatera Selatan kang. Yaah kata orang sih semacam backpacking dengan budget yang murah.

Check point perjalanan menuju lampung antara lain 
Stasiun Bogor - Jakarta - Merak - Bakauhuni - Stasiun Tanjung Karang - Stasiun Kertapati - Base camp

27 Mei 2014
Perjalanan menggunakan kereta dimulai sekitar pukul 2 siang dari Stasiun Bogor menuju Stasiun Duri dengan hanya membayar 4.500 saja dan sampai di Stasiun Duri pukul 4. Di Stasiun duri kami menunggu kereta yang akan mengantar kami menuju ke Pelabuhan Penyeberangan Merak. Dari Stasiun Duri kami berhimpit-himpitan dengan warga-warga Banten yang pulang dari kerasnya hidup di Jakarta. Saya pun baru menyadari kalau hari itu adalah hari Sabtu yang tentunya sangat crowded. Mungkin pada saat itu penumpang di kereta berjumlah sekitar 200% dari ketersediaan tempat duduk, mungkin lebih. Tak ayal himpit-himpitan pun tak terhindarkan untuk mengejar perjalanan yang cepat, lancar, dan murah. Kereta Api Gitu Loh.

Saturday, August 23, 2014

Trekking Ceria : Kawah Ratu

pinus merkusii

Sekitar dua bulan setelah main ke Bandung anak-anak tin47 main lagi ke Kawah Ratu. Berawal dari obrolan di wa akhirnya kita berangkat pagi-pagi agak siang dikit. Kawah Ratu sebenarnya merupakan jalur pendakian ke Gunung Salak dan berlokasi di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Yakali dong sekian tahun kuliah di Bogor tapi belum pernah coba main ke sini hehe. Sebelum berangkat saya coba cari jalur gps ke kawah ratu, biar gak nyasar gitu ceritanya. Oia jalur ke Kawah Ratu dari gunung salak endah ini bisa dilanjutin menuju puncak Gunung Salak, jalur ini namanya Pasir Reungit, lumayan deket dari Bogor, daripada lewat Cidahu atau jalur lain. Tapi jalur ini kalo ke puncak sih kayaknya muter jadi kayaknya agak jauhan dikit laah..

Friday, August 22, 2014

Tebengan di Bandung

Jadi waktu awal tahun kemaren atas celetukan siapa gitu tiba-tiba mau main ke Bandung. Nggak tau juga sih ke Bandung mau kemana. Yang jelas ada ica alias icul alias Hisana Hanisa di sana, jadi bisa nebeng-nebeng hehe. Siang direncanain, sorenya langsung ngumpul di BNI, cuss dengan armada MGI.

Malemnya nyampe Leuwipanjang, dijemput ica sama cowoknya (temen cowok maksudnya), namanya lupa. Cari makan cari makan akhirnya kita hinggap di Nasi Kalong. Sebenernya nggak tau juga sih mau makan di mana. Namun karena tempat ini rameeeee sampai atrian mengular kaya antri foto ktp. Kalo rame banget kan pasti makanannya banyak yang suka dong. Juga disini ada foto-foto artis gitu, menandakan kalo banyak artis yang suka makan di sini. Fiks lah tempat ini memang terkenal. Jadi ceritanya nasi kalong ini nasinya punya warna item item ungu. Gara-gara nasinya dimasak pake kluwek atau pake apa gitu, yang pasti warnanya jadi item. Lauknya bisa pilih sendiri sesuai selera dan pilihannya pun banyaaakkk, tinggal ambil.   dan bayar.
Dan rasanya enakkkk sip markusip, apa lagi kalo lauknya disikat kabeh hmmm.....

fotonya yg bener cuma ini, yg lain gelap gulita :hammer:

Oke terus balik ke rumahnya ica. Oiya yang bikin random sih sebenernya si tuan rumah yang gak gitu apal sama kota Bandung. Orang ternyata kompleks rumahnya juga gak apal apal banget. Tapi emang orangnya asli baik banget kok hehehe.

Wednesday, December 11, 2013

Pendakian Ciremai, Atap Jawa Barat

Ciremai

Sudah sebulan yang lalu posting Gunung Kelud. Kali ini saya mau posting gunung juga, tapi terletak di Jawa Barat. Gunung ini merupakan gunung yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat, tau gunung apa?

Gunung Ciremai.
Gunung ini terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan berada di wilayah Kabupaten Majalengka di sebelah barat dan Kabupaten Kuningan di sebelah timur. Gunung ini dapat didaki melalui 3 jalur yaitu Jalur Linggarjati atau Linggasana, Jalur Palutungan, dan Jalur Apuy. Jalur Apuy terletak di Majalengka sedangkan jalur yang lain terletak di Kuningan. Jalur yang paling ramai dilewati adalah Jalur Linggarjati, namun sekarang para pendaki juga mulai banyak yang melewati 2 jalur lainnya. Jalur Apuy memiliki trek yang lebih cepat dan lebih menanjak daripada jalur lainnya. Karena dapat dilewati lebih cepat maka saya memilih Jalur Apuy untuk pendakian Gunung Ciremai.

Long weekend di pertengahan bulan September 2013 saya dan teman teman memutuskan untuk berangkat. Teman - teman Matipala, departemen TIN mengadakan dua pendakian yaitu pendakian Gunung Ciremai dan Gunung Sumbing. Pasukan yang berangkat ke Gunung Ciremai antara lain saya, Andre, Hijran, Sabroni, Alfyandi, Boris, Elva, dan dua teman saya dari Pare, Edy dan Riza. Rencana untuk menuju jalur apuy yaitu : Angkot dan bis menuju terminal kp. rambutan - bis menuju Cileunyi - elf menuju Pasar Maja - pick up menuju start pendakian Apuy.

Start dimulai hari Jumat sore dari kampus menuju ke Terminal Kampung Rambutan. Di terminal ini udah bejibun bis yang siap berangkat. Kami berangkat via Cileunyi, berangkat malam dan sampai di Cileunyi dini hari. Kemudian di pertigaan Cileunyi yang mengarah ke Cirebon kami mencari angkutan Elf yang menuju ke arah Pasar Maja, tujuan kami. Sedikit susah untuk mencari elf tujuan Maja yang kosong di sini, karena sebagian besar elf yang melintas bertujuan ke Cirebon dan itupun juga sudah penuh. Setelah beberapa saat menunggu akhirnya kami naik elf dan langsung berangkat menuju Pasar Maja.

Sunday, September 15, 2013

Secuil Kawah Gunung Kelud yang Tersisa

tebing sumbing gunung Kelud
Ceritanya habis lebaran, Mamet mau ke Malang. Ngurus PL nya yang udah mau beres. Tapi entah kenapa belau terdampar di Pare. Ya sudah main aja dulu ke rumahku. Entah kenapa juga terbersit mau ke Kelud. Dan emang pas saya juga belum pernah kesana. Durhaka ini ceritanya belum pernah mampir ke Gunung Kelud, padahal punya daerah sendiri hehe. Kemaren sempet mau ke Kelud juga sih soalnya namun gak jadi gegara ada Mapramda. Btw Mampramda nya keren banget, apalagi pas upacara api unggun.

Okay back to. Alhasil langsung aja saya dan Mamet cabut ke Kelud. Habis sarapan langsung berangkat, karena saya emang ga mau siang siang. Berbekal plang penunjuk arah akhirnya kami sampai di Kelud selama dua jam bersama GL Max hehe.

Kelud sama seperti yang di tivi tivi, yang di kalonder, poster – poster, foto – foto. Namun berbeda banget kalo udah dateng sendiri, ngeliat sendiri. Bener – bener lebih indah. Namun sayangnya saya dahulu belum sempat mengunjungi Kawah Kelud. Dan sekarang sudah muncul anak Gunung Kelud yang menutupi kawah. Beberapa spot menarik dari Gunung Kelud antara lain Anak Gunung, tebing sumbing yang jadi primadona para climbers, gardu pandang yang tangga nya kebanyakan dan bikin capek -halah.

Tidak semua kawah Kelud tertutup dengan anak gunung Kelud. Terdapat kawah kecil seperti danau di pojok tepi anak gunung. Kawah kecil ini dapat dilihat dari tangga yang menuju gardu pandang. Hipotesis saya dan mamet, kawah kecil berisi air itu dapat dicapai dengan cara memutar. Turun melalui jalan utama yang menuju anak gunung kemudian menyisir di tepian gunung. Tapi tidak tahu juga kalau misalnya ada jalan lain.

Tapi dasarannya arek bolangers, kami mencoba memotong jalan, menembus pepohonan

Saturday, August 31, 2013

40 Hari Efektif di Surabaya




Akhir semester 6 adalah periode kawan – kawan Fateta untuk melaksanakan Praktek Lapangan (PL). Saya berkesempatan melaksanakan PL di PT Smart, Tbk. Rungkut, Surabaya. Industri yang bergerak di bidang minyak goreng, margarin, dan shortening. Produk mereka dengan ratusan merk dagang ini sudah merajai pasar domestik maupun pasar ekspor. Merk dagang andalan mereka sudah akrab pula di telinga kita yaitu Filma. Hehe jadi promosi ini ceritanya.

Bersama Pujo dan Riris kami bertiga doang yang PL di Surabaya. Banyak faktor saya mengajukan PL di sini. Dan faktanya memang menyenangkan selama PL di Surabaya ini hehe. Dalam 40 hari efektif atau sekitar sebulan setengah ini saya bertemu dengan orang baru dan bertemu dengan orang lama. Sebelumnya kalo main – main ke Surabaya nebeng ke kosan temen. Sekarang (selama sebulan setengah) kalo ada temen kesini nebengnya ke kosan saya hehe.

Kantor bagian saya (Filling and Packaging) yang full ac full musik. Now playing nya kalo nggak dangdutan ya lagu kenangan nostalgia gitu hehe.
Ceplosan ‘Tombo luweee’

Friday, August 30, 2013

Trekking Pulau Sempu : Nice Island South of Java






Liburan semester, itungan ketika periode PL. Kemarin akhir Juni sebelum saya berangkat PL (Praktek Lapangan), saya bersama kawan – kawan Sanggarman menyempatkan singgah di Kabupaten Malang. Kali ini ada 5 pasukan yang ikut, yaitu Saya, Tama, Ranti, Putri Kumon, dan Asa. Ada apa sih di Malang? Banyak. Mulai dari wisata keluarga, gunung, dataran tinggi, pantai, dll. Kali ini kami berkunjung di Pulau Sempu. Pulau yang berada di sebelah selatan dari dataran Malang.
Sesuai wilayahnya, Pulau Sempu bisa dijangkau dari Malang. Dari daerah manapun di Kota Malang naik angkot menuju terminal Gadang. Selanjutnya naik angkot lagi semacam elf menuju Turen. Dari Turen naik angkot biru muda menuju Sendang Biru. Sendang Biru merupakan pantai atau dermaga kecil tempat penyebrangan menuju Pulau Sempu. Di Sendang Biru kita juga bisa menemukan TPI (Tempat Pelelangan Ikan), tempat cari ikan yang murah meriah. Dari Malang sampai Sendang Biru perjalanan ditempuh sekitar 2 jam. Dari Sendang Biru menuju Pulau Sempu menggunakan kapal kecil selama 15 menit. Kapal ini bisa dinaiki sampai sekitar 8 orang. Namun sebelum menyeberang ke Pulau Sempu kita harus memiliki ijin untuk memasuki wilayah ini. Kalau baru pertama kali kesini mungkin bisa menyewa guide untuk menunjukkan jalan.

Tujuan utama di Pulau Sempu adalah Segara Anakan, semacam laguna berisi air laut yang dikelilingi oleh bebatuan terjal. Gelombang air laut masuk melalui karang bolong sehingga timbul genangan air laut yang menyerupai danau. Selain itu juga ada beberapa pantai di sekitar itu yang masih dapat kita explore.

Karena kami hanya punya waktu 2 hari, tujuan kami hanyalah Segara Anakan. Tidak sempat mengeksplor keindahan panti di sekitarnya. Dengan perahu yang menyebrangkan ke pulau ini, kami diturunkan di bibir pulau yang banyak orang menyebutnya dengan Teluk Semut. Banyak tumbuhan bakau memang di sini. Trekking dimulai dari sini. Untuk menuju Segara Anakan kurang lebih memakan waktu 2 sampai 3 jam. Tapi dengan catatan.

Wednesday, June 12, 2013

Pendakian Cikuray : Dengkul Mepet Bathuk



Yak seperti biasa, kalau ga salah kemarin sekitar akhir bulan April habis UTS saya dan kawan kawan jalan - jalan ke Kabupaten Garut. Di garut ada 3 gunung yang banyak dikunjungi oleh pendaki yaitu Gunung Papandayan, Gunung Guntur, dan Gunung Cikuray. Tujuan kita kali ini adalah Gunung Cikuray. Gunung ini memiliki ketinggian 2818 mdpl merupakan gunung yang tertinggi.. di Garut hehe. Setelah mempersiapkan segala peralatan dan logistik, serta ngumpulin info info dari inet kami siap berangkat. Pasukan kami kali ini ada delapan ekor yaitu Mamet, Pujo, Daud, Boris,  Alfiyan*cuk, Elok, Hafiz dan saya.


Jumat 26 April

Hari sabtu sore kami setelah semua siap kami berangkat naik angkot dari kampus ke Terminal Baranangsiang dan dilanjut ngebis sampai Terminal Kampung Rambutan. Dari sini kita naik bis menuju ke Garut. Sepanjang perjalanan diisi dengan tidur hehe. Udah gitu doang pas tanggal 27 nya, naik angkot naik bis naik bis, udah hehe.


Sabtu 27 April

Friday, April 12, 2013

Palu, Bumi Tadulako yang Luar Biasa : (2) Yang Unik

1. Angkot ?
Kalo di Bogor angkutan umum buat keliling kota ada angkot yang bejibun sama transpakuan, sedangkan di Palu sedikit berbeda, angkutan umum di sini orang bilangnya taksi sama argo. Apa nih maksudnya?

Taksi
Taksi adalah sebutan untuk angkot, angkot/taksi di sini jurusannya tidak menentu. Suka - suka si sopirnya, lah? Iya, jadi jurusan angkot/taksi di sini fleksibel, misal kalo mau ke daerah A, bilang sama sopirnya, kalo sopirnya mau lewat situ ya hayuuk, kalo nggak ya cari yang lain. Hehe unik ya, karena itu kali dibilang taksi, bisa ke mana - mana semau anda asal cucok sama sopirnya hehe.
Trus warnanya biru muda kaya taksi blue bird. Apa ini versi angkotnya yah, blue chicken? hadeh haha

Argo
Argo adalah sebutan untuk taksi (taksi yang sebenernya yah). Hmm masuk akal juga sih, kan taksi pake argo. Jadi orang bilangnya argo


angkot Palu : blue sky kaya blue bird

Friday, April 5, 2013

Palu, Bumi Tadulako yang Luar Biasa : (1) Place to Visit

Baru sempet jalan - jalan di pulau Jawa dan sekitarnya, masih belum pernah ke pulau gede lainnya. Jadi lah tertarik untuk mengunjungi Celebes alias Pulau Sulawesi. Kali ini saya akan berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah.

Jadi ceritanya habis dari fieldtrip TIN Jawa - Bali pulang ke Pare bentar naro baju kotor, ambil baju lagi, langsung cabut ke Surabaya take off ke Palu, hehe. Jadi ini mumpung dapat promo kapal mabur, saya, Elok, Tiara sama tuan rumah Hijran mau main main bentar ke Palu. Kan rumahnya Hijran tuh, jadi urusan logistik aman daaah.. hehe thanks jran.

Setelah sekitar hampir 2 jam penerbangan dari Surabaya, kami landing di Bandara Mutiara, ga terlalu besar sih, tapi imut hehe semacam Bandara Selaparang di Lombok yang lama deh. Namun bandara di Palu ini akan segera dibangun dan diperbesar. Bandara ini terletak di Palu Selatan 

Palu from sky

Sunday, March 17, 2013

Petakilan di Pantai Carita

:)
Yak, kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Kabinet Merah Muda, singkatnya BEM F lah hehe diakhiri di Pantai ini. Kegiatan farewell pengurus BEM di Pantai Carita Banten. Tema kegiatan ini adalah : Bersenang - senang :D hehe

Makasih buat teman - teman BEM F Merah Muda. Sejak pertama dilantik sampai acara farewell ini. So many great things that we got there. Banyak hal yang sangat bermanfaat, banyak pengalaman berharga yang kita peroleh. Tawa, tangis, sendu, galau, riang, bahagia, kita rasakan bersama. Semoga persahabatan ini terjalin semakin erat, lebih erat dari tali tambang yang kita tarik - tarik kemaren, hehe.

Siapa kita ? MERAH
Siapa kita ? MUDA
Siapa kita ? MERAH MUDA BERANI
Hu Ha :D

Sedikit foto petakilan / pencilakan / tingkah laku kita nih


sunset
petakilan


Thursday, February 28, 2013

Surabaya Kota Pahlawan (2)

Jadi jalan - jalan yang di Surabaya kemaren tuh belum sempet khatam lah ya hehe.. Kemarin akhir tahun pas libur hari tenang saya sempet main kesana lagi. Cuman bentar sih sehari dua hari kalo ga salah

Stadion Gelora Bung Tomo

Oke yang pertama saya  main - main ke Stadion Gelora Bung Tomo. Yah hampir sama lah ya namanya sama yang di Senayan, cuma ini namanya Bung Tomo. Stadion ini terletak di daerah Benowo, Surabaya Barat yang cukup dekat dengan wilayah Gresik. Kalau ga salah stadion ini mulai dibuka pada tahun 2010 namun sampai sekarang masih dalam tahap pengerjaan. Jadi Stadion Gelora Bung Tomo rencananya akan dibuat kompleks olahraga gitu semacam Senayan. Nah, yang sudah berdiri adalah Stadion Utama yang sekarang digunakan sebagai kandang Persebaya dan Lapangan indoor yang biasanya digunakan untuk futsal maupun volleyball.