Liburan semester, itungan ketika periode PL. Kemarin akhir Juni sebelum saya berangkat PL (Praktek Lapangan), saya bersama kawan – kawan Sanggarman menyempatkan singgah di Kabupaten Malang. Kali ini ada 5 pasukan yang ikut, yaitu Saya, Tama, Ranti, Putri Kumon, dan Asa. Ada apa sih di Malang? Banyak. Mulai dari wisata keluarga, gunung, dataran tinggi, pantai, dll. Kali ini kami berkunjung di Pulau Sempu. Pulau yang berada di sebelah selatan dari dataran Malang.
Sesuai wilayahnya, Pulau Sempu bisa dijangkau dari Malang. Dari daerah manapun di Kota Malang naik angkot menuju terminal Gadang. Selanjutnya naik angkot lagi semacam elf menuju Turen. Dari Turen naik angkot biru muda menuju Sendang Biru. Sendang Biru merupakan pantai atau dermaga kecil tempat penyebrangan menuju Pulau Sempu. Di Sendang Biru kita juga bisa menemukan TPI (Tempat Pelelangan Ikan), tempat cari ikan yang murah meriah. Dari Malang sampai Sendang Biru perjalanan ditempuh sekitar 2 jam. Dari Sendang Biru menuju Pulau Sempu menggunakan kapal kecil selama 15 menit. Kapal ini bisa dinaiki sampai sekitar 8 orang. Namun sebelum menyeberang ke Pulau Sempu kita harus memiliki ijin untuk memasuki wilayah ini. Kalau baru pertama kali kesini mungkin bisa menyewa guide untuk menunjukkan jalan.
Tujuan utama di Pulau Sempu adalah Segara Anakan, semacam laguna berisi air laut yang dikelilingi oleh bebatuan terjal. Gelombang air laut masuk melalui karang bolong sehingga timbul genangan air laut yang menyerupai danau. Selain itu juga ada beberapa pantai di sekitar itu yang masih dapat kita explore.
Karena kami hanya punya waktu 2 hari, tujuan kami hanyalah Segara Anakan. Tidak sempat mengeksplor keindahan panti di sekitarnya. Dengan perahu yang menyebrangkan ke pulau ini, kami diturunkan di bibir pulau yang banyak orang menyebutnya dengan Teluk Semut. Banyak tumbuhan bakau memang di sini. Trekking dimulai dari sini. Untuk menuju Segara Anakan kurang lebih memakan waktu 2 sampai 3 jam. Tapi dengan catatan.