Thursday, January 12, 2012

Kemah Wisata di Pantai Prigi



Liburan pra UAS saya kemarin tidak hanya melancong ke Semarang saja, namun saya berkesempatan mengikuti kegiatan kemah wisata pramuka SMA Negeri 2 Pare. Kemah wisata merupakan salah satu kegiatan andalan tahunan yang dilaksanakan oleh Ambalan Gajah Mada – Kartini. Ya, saya yang kini berstatus sebagai alumni dapat merasakan serunya kemah wisata bersama adik – adik SMA. Selain saya, rekan alumni yang lain adalah Tama, yang juga teman sekelas saya.

Setelah tahun – tahun sebelumnya kemah wisata diadakan di daerah pegunungan, kemah wisata tahun ini diadakan di daerah yang berhubungan dengan air. Ya, kali ini kami mendirikan tenda di daerah pantai, tepatnya kawasan Pantai Prigi Kabupaten Trenggalek. Seperti biasa, untuk menuju ke buper ( bumi perkemahan ), kami menggunakan armada truk. Setelah menempuh perjalanan selama sekitar 3 jam dari Pare, kami tiba di buper, segera kami mendirikan tenda dan masih sempat menikmati sunset di pantai prigi. Letak kawasan pantai ini sangat indah, yakni terletak di balik pegunungan.


 

Di pantai yang berpasir hitam ini terdapat tempat pelelangan ikan (TPI) sehingga tak heran banyak penjual ikan asap yang menjajakan dagangannya. Di pantai prigi juga terdapat banyak nelayan yang mencari ikan. Salah satu kegiatan nelayan yang sempat saya amati adalah nelayan yang menangkap ikan menggunakan jaring atau jala yang sangat panjang yang dibentangkan di pesisir pantai. Kemudian kedua ujungnya ditarik oleh sekelompok nelayan sehingga jaringnya tertarik ke pantai dan ikan- ikan yang berenang di antara jaring tersebut pun tak dapat mengelak dari terjangan jari ng. Tak heran dengan cara tersebut para nelayan dapat mengumpulkan ikan yang cukup banyak. Kami pun sempat membantu nelayan tersebut untuk menarik jaring. Tapi sayang sekali pengunjung dan penduduk di kawasan pantai prigi kurang menjaga kebersihan sehingga banyak sampah berserakan. Pihak pengelola pun juga menyediakan tempat sampah yang minim.


Di kawasan ini tidak hanya terdapat pantai prigi saja, akan tetapi juga terdapat Pantai Karanggongso. Pantai yang berpasir putih ini terletak sekitar satu kilometer ke arah timur dari pantai prigi. Kalau di pantai prigi lebih difungsikan sebagai tempat nelayan untuk menangkap dan menjual ikan, maka di pantai karanggongso pantainya lebih difungsikan sebagai tempat wisata. Hanya saja fasilitas wisata di pantai karanggongso hanyalah penyewaan perahu ( cukup dengan membayar 50000 per perahu kita bisa berkeliling ) dan penyewaan ban atau pelampung. Namun itu pun tak mengurangi keindahan pantai yang sangat eksotis ini.

 

Di sebelah pantai karanggongso juga terdapat pesisir pantai yang saya juga tidak tahu namanya apa. Pesisir pantai ini lebih difungsikan sebagai tempat parkir kapal nelayan. Sehingga tempat ini pun sepi dari pengunjung. Hanya orang yang nggak jelas seperti kami yang mblakrak ke tempat ini.

 

Dari pantai prigi ke arah barat sekitar dua kilometer terdapat Pantai Damas. Sepanjang perjalanan menuju pantai ini sangat indah. Di sisi utara kita dapat melihat pemandangan pegunungan, sedangkan di sisi selatan kita dapat melihat keindahan laut. Kawasan pantai damas ini masih alami dan belum ada pengunjung, karena pemkab setempat juga masih memulai pembangunan untuk pantai ini. Pantai Damas ini juga tidak kalah indahnya dengan dua pantai sebelumnya. Perpaduan antara keindahan dan sepinya pantai ini membuat kami tak mau segera beranjak pergi. Namun kami harus segera membereskan barang – barang dan membongkar tenda untuk selanjutnya pulang ke Pare setelah menikmati perkemahan selama 3 hari 2 malam ini :)

 



3 comments:

  1. wah... wah... jadi inget jaman2 sekolah dulu nih...

    ReplyDelete
  2. Very nice place to unwind.. Thanks for the share

    ReplyDelete
  3. Hehehe
    Pengen pulkam jadinya
    LIhat pantainya

    ReplyDelete